Contact Info
- 085280868386
- Kompleks Mawar Blok G.2, Jl. Pengayoman No.2, Makassar City, South Sulawesi 90231

Rappo.id
Rappo Indonesia (Rappo.id) didirikan oleh Akmal Idrus di Makassar dengan visi mengubah sampah plastik sekali pakai menjadi produk bernilai, sekaligus memberdayakan perempuan dari komunitas pesisir dan pra-sejahtera. Sejak awal, Rappo berupaya menyelesaikan dua permasalahan utama: lingkungan yang tercemar sampah plastik dan keterbatasan akses pekerjaan layak bagi perempuan, terutama selama krisis pandemi.
Produk dan Produksi
Rappo mengolah berbagai jenis sampah plastik—seperti LDPE, HDPE, PP, PET, hingga kantong kresek—menjadi produk fungsional seperti tote bag, laptop sleeve, pouch, aksesori, bahkan furnitur daur ulang. Produksi rata-rata mencapai 2.000 unit per bulan, dengan ragam produk sekitar 30 jenis. Beberapa produk menonjol seperti tote bag menjadi favorit pasar. Harga produk ditawarkan mulai dari Rp49.000 hingga Rp500.000, tergantung jenis dan ukuran.
Jangkauan dan Ekspansi
Secara nasional, produk Rappo telah tersedia di Makassar, Jakarta, Surabaya, dan Bali. Di pasar internasional, Rappo sudah menembus negara seperti Malaysia, Vietnam, dan Singapura. Produk Rappo juga digunakan sebagai merchandise dalam acara internasional seperti oleh WWF dan beberapa LSM global.
Pemberdayaan Perempuan & Dampak Sosial
Rappo secara aktif memberdayakan perempuan dalam rantai produksinya. Sejak berdiri, mereka telah melatih puluhan perempuan—khususnya ibu rumah tangga—menjadi mitra aktif produksi. Pada 2025, melalui kolaborasi dengan PLN dan komunitas, Rappo menciptakan peluang kerja bagi hingga 150 warga pesisir, serta bermitra dengan bank sampah, TPS3R, pengepul, dan pelaku acara pengumpulan sampah. Hingga saat ini, mereka telah mengolah 1,36 ton sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomis. Dampak sosial ini turut mendukung target SDGs seperti pengentasan kemiskinan, kesetaraan gender, pertumbuhan ekonomi inklusif, dan konsumsi-produksi bertanggung jawab.
Ekosistem Edukasi dan Kolaborasi
Rappo memfasilitasi workshop kreatif dan program edukatif untuk menyebarkan kesadaran pengelolaan sampah. Salah satunya, kolaborasi dengan Kalla Institute dalam workshop “Transforming Plastic Waste into Innovative Pouches” (Januari 2025), yang mengajarkan praktik pengolahan sampah plastik menjadi pouch — dari teori hingga pembuatan.
Pencapaian dan Penghargaan
Pada September 2024, Rappo Indonesia meraih Juara I Ecothon Indonesia, sebuah kompetisi inovasi ekologi skala nasional. Kemenangan ini memberi kesempatan Rappo mewakili Indonesia dalam konferensi keberlanjutan internasional di Bangkok, Thailand.
Ringkasan Keseluruhan
Rappo.id adalah contoh kuat dari startup sosial yang menggunakan pendekatan ekonomi sirkular untuk menciptakan produk bernilai, memberdayakan perempuan, dan mengatasi masalah sampah plastik. Mereka memiliki jejak produksi yang konsisten dan beragam, dampak sosial nyata, jaringan distribusi luas, serta kerja sama strategis dengan institusi seperti PLN dan Kalla Institute. Kesuksesannya di Ecothon dan peluang internasional menjadikannya inspirasi wirausaha berkelanjutan dari Makassar.


